Dalam tempo kurang dari satu minggu ini di lintas Jalan Raya Ngawi Madiun telah terjadi 3 kecelakaan yang rata-rata korbannya terluka cukup parah bahkan sampai korban meninggal.
Kecelakaan pertama adalah anak SMK PGRI 1 Ngawi mengalami kecelakaan di Depan SMA Negeri 2 Ngawi hingga meninggal, kemudian hari selasa ini terjadi lagi kecelakaan antara sesama sepeda motor di Depan Kantor Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Ngawi, Pagi ini pun tepatnya pukul 06.50 WIB di Dusun Dadapan tepatnya utara jembatan Klitik seorang warga Dadapan yang hendak menyebrang pulang setelah mengantar anaknya sekolah, ditabrak sesama sepeda motor yang merupakan siswa salah satu sekolah di kabupaten ngawi, dalam kejadian bapak kamto yang merupakan warga dadapan ini berhenti ditengah jalan setara dengan marka jalan hendak menyebrang pulang, dan telah menyalakan lampu reteng, tiba-tiba dari belakang ditabrak oleh seorang pelaajar yang menggunakan Sepeda Motor Satria F dan melaju kencang dari belakang, hingga bapak kamto tersungkur jatuh dan mengalami patah tulang kakinya. beruntung warga segera menolong kedua koraban dan menepikan kedua korban beserta kendaraannya sehingga tidak terjadi kemacetan lalu lintas, dan polisipun segera datang untuk olah TKP dan segera membawa kedua korban ke Rumah Sakit.
kira-kira apa yang harus dibenahin dalam tata lalu lintas kita ini, apakah Sumber Daya Manusianya atokah sarana transportasinya yang dibenahi, atau Peraturan tentang transportasi dan berkendara yang harus lebih di cermati lagi. semua tinggal kita, dari mana dan harus apa uintuk mengurangi kecelakaan di Jalan Raya.(Ie_P)
Rabu, 06 Oktober 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar