Selamat Tahun Baru Hijriyah 1432
Tampilkan postingan dengan label Umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Umum. Tampilkan semua postingan

Rabu, 10 November 2010

Kembalinya si Anak Menteng


"Dalam buku ini dikatakan bahwa mereka di sana masih punya macan."
"Dan orang utan."
"Bahkan di sini dikatakan bahwa di sana masih ada pemburu kepala."
Bocah Afro-Amerika Barack Obama berbincang dengan kakeknya sambil membuka-buka buku. Mereka mencari tahu Indonesia. Sebab, Obama akan dibawa ibunya, Ann Dunham, ke negeri ini. Sedangkan Ann yang warga Amerika ke Indonesia untuk mengikuti suaminya, Lolo Soetoro, yang memang warga Indonesia.
Soetoro adalah suami kedua Ann. Suami pertamanya, Barack Hussein Obama, Sr., adalah seorang Kenya dari Nyang'oma Kogelo, Distrik Siaya, Kenya. Dia inilah ayah kandung Obama. Agaknya kulit gelap itu, adalah warisan dari sang ayah.
Pada 1967, Obama bersama ibu dan ayah tirinya sudah bermukim di Indonesia. Menempati rumah sederhana di Kampung Menteng Dalam, Jakarta Selatan, Obama bersekolah di Sekolah Dasar Santo Fransiskus Asisi di Tebet selama tiga tahun, lalu pindah ke (SD) Negeri Menteng 1 (atau SD Besuki) hingga ia berusia 10 tahun.
Di sini, Obama betul-betul hidup layaknya anak-anak Indonesia pada umumnya. Konon, dia sangat suka berenang di empang dan sungai, juga menunggang kerbau di sawah.
Pada 1971, Obama kembali ke negerinya. Keberadaannya

Selasa, 12 Oktober 2010

MAFIA HUKUM: SIAPA SANGGUP MENGURAI?

Interaksi di antara 4 faktor yang terdiri dari kadar kemauan politik, kelembagaan politik, hukum dan perundang-undangan serta tradisi birokrasi di Indonesia saat ini belum memungkinkan untuk keberhasilan pemberantasan mafia hukum. Keempat faktor itu sama-sama mendukung untuk apa yang boleh disebut sebagai supremasi jahatokrasi (kekuatan kejahatan) yang membuat Indonesia belum akan beranjak dari keterpurukan.
Melihat pengaruhnya terhadap keseluruhan wacana dan tindakan pemberantasan mafia hukum, keempat faktor yang berinduk kepada faktor kemauan politik pemimpin tertinggi itu berkedudukan sebagai variable utama. Faktor-faktor itu dipercaya secara signifikan mempengaruhi nilai sosial budaya, sosial ekonomi dan pembentukan civil society.
Dalam posisi kuatnya negara di hadapan masyarakat seperti sekarang ini, maka dengan sendirinya tidak salah jika ia dipersepsikan wajib mampu melakukan tindakan-tindakan besar yang dapat menyeragamkan gerak perlawanan masyarakat terhadap mafia hukum. Tetapi sayangnya pemerintah dengan gaya yang terlalu banyak berharap kepada faktor-faktor di luar dirinya sembari memperbanyak wacana dan instrumentasi artifisial, telah menjelaskan tentang salah satu kunci kegagalan utama negara dalam pemberantasan mafia hukum. Karena itulah kondisi sosial budaya, sosial ekonomi dan eksistensi dan kedudukan civil society masih belum dapat diharapkan untuk memberantas mafia hukum.

Warisan Lama Indonesia
Sebetulnya kondisi buruk ini adalah warisan lama Indonesia ,yang,sayangnya, pada periode pertama pemerintahannya tidak banyak diperhatikan oleh SBY kecuali s

Rabu, 06 Oktober 2010

Lagi-lagi Kecelakan.

Dalam tempo kurang dari satu minggu ini di lintas Jalan Raya Ngawi Madiun telah terjadi 3 kecelakaan yang rata-rata korbannya terluka cukup parah bahkan sampai korban meninggal.
Kecelakaan pertama adalah anak SMK PGRI 1 Ngawi mengalami kecelakaan di Depan SMA Negeri 2 Ngawi hingga meninggal, kemudian hari selasa ini terjadi lagi kecelakaan antara sesama sepeda motor di Depan Kantor Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Ngawi, Pagi ini pun tepatnya pukul 06.50 WIB di Dusun Dadapan tepatnya utara jembatan Klitik seorang warga Dadapan yang hendak menyebrang pulang setelah mengantar anaknya sekolah, ditabrak sesama sepeda motor yang merupakan siswa salah satu sekolah di kabupaten ngawi, dalam kejadian bapak kamto yang merupakan warga dadapan ini berhenti ditengah jalan setara dengan marka jalan hendak menyebrang pulang, dan telah menyalakan lampu reteng, tiba-tiba dari belakang ditabrak oleh seorang pelaajar yang menggunakan Sepeda Motor Satria F dan melaju kencang dari belakang, hingga bapak kamto tersungkur jatuh dan mengalami patah tulang kakinya. beruntung warga segera menolong kedua koraban dan menepikan kedua korban beserta kendaraannya sehingga tidak terjadi kemacetan lalu lintas, dan polisipun segera datang untuk olah TKP dan segera membawa kedua korban ke Rumah Sakit.
kira-kira apa yang harus dibenahin dalam tata lalu lintas kita ini, apakah Sumber Daya Manusianya atokah sarana transportasinya yang dibenahi, atau Peraturan tentang transportasi dan berkendara yang harus lebih di cermati lagi. semua tinggal kita, dari mana dan harus apa uintuk mengurangi kecelakaan di Jalan Raya.(Ie_P)

Selasa, 31 Agustus 2010

Wujud Kebersamaan Keluarga Besar Universitas Soerjo

30 Agustus 2010 Atau tepatnya 20 Ramadhan merupakan hari yang cukup istimewa di Universitas Soerjo Tercinta kita ini. dimana Seluruh Keluarga Besar Universitas Soerjo Mulai dari Rektor hingga Staf dan Dosen serta 21 mahasiswa yang diwakili oleh Pengurus Senat Periode 2010-2011 telah melaksanakan Buka Bersama.
Acaea tersebut dibuka oleh bapak paulus selaku pembawa acara dilanjutkan sambutan oleh Rektor Universitas Soerjo yang dalam sambutannya menyatakan kebanggan beliau melihat seluruh keluarga besar Universitas Soerjo dapat berkumpul bersama-sama, beliau juga berpesan agar seluruh keluarga Universitas Soerjo mampu membawa kampus tercinta ini menjadi lebih maju sehingga mampu membawa nama baik Kabupaten Ngawi pada umumnya dan Universitas Soerjo Khususnya, setelah sambutan rektor dilanjutkan dengan siraman rohasi yang diisi oleh Bapak Mursidi Ridwan yang juga berasal dari keluarga Besar Universitas Soerjo, Dalam Samutannya beliau mengulas tentang Puasa Ramadhan dan keutamaannya.
Itulah gambaran kecil tentang kebersamaan Keluarga Besar Universitas Soerjo dimana tidak ada perbedaan dalam Keluarga Besar Universitas Soerjo Tercinta Kita Ini.

Minggu, 22 Agustus 2010

Sejumlah Fasilitas Rumah Sakit Rusak

Gempa Yogyakarta

Gempa yang mengguncang Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan sekitarnya, yang berpusat di 15 kilometer Tenggara Bantul atau Barat Daya Wonosari, berkekuatan 5,0 skala Richter, Sabtu (21/8/10), pukul 18.41 WIB, mengakibatkan kerusakan ringan sejumlah rumah sakit.

Menurut salah seorang petugas operator telepon Rumah Sakit Wirosaban, Kota Yogyakarta Subarjo, sejumlah eternit jebol di ruang Cempaka dan pintu kaca di

Kamis, 19 Agustus 2010

PESTA HUT RI Ke 65

Dalam Rangka Turut memeriahkan HUT RI Ke 65 dan Hari Jadi Kota Ngawi, Anggota Senat Universitas Soerjo Kabupaten Ngawi Tahun Akademik 2010-2011 telah turut serta dalam Pawai Ria Pembangunan yang diadakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Ngawi. 
Dalam pawai itu Anggota Senat Universitas Soerjo Kabupaten Ngawi menampilkan Satu Buah Mobil sebagai pembawa maskot dengan menjunjung Logo Universitas Soerjo dan bendera kebesaran Universitas Soerjo serta diikuti Barisan Sepeda Motor dan ditutup dengan Satu Buah Mobil sebagai tempat menyampaikan Narasi, hal ini

Rabu, 11 Agustus 2010

NGAWI RAMAH

Ngawi, Bupati Ngawi Ir H Budi Sulistyono atau akrab di panggil pak Kanang atau Mbah Kung, pada rapat staf hari Rebo tanggal 28 Juli 2010 di lantai 2 Pemerintah Kabupaten Ngawi, telah mencanangkan bahwa Ngawi harus menjadi Ramah, Sehingga Slogan dan Atau Motto Kabupaten Ngawi dari NGAWI BERSEMANGAT di ganti menjadi NGAWI RAMAH, serta beliau mempunyai obsesi membangun karakter, sebagaimana Bung Karno membangun Karakter Bangsa.
Ngawi ketika hari Selasa tanggal 27 Juli 2010 cuaca hujan cukup deras, namun namun pada rapat staf

Selasa, 10 Agustus 2010

Apakah Hanya Sekedar Ucapan

"MARHABAN YA RAMADHAN"
:Selamat Datang Bulan Suci Ramadhan"
Hal lazim yang diucapkan oleh semua orang ketika menjelang bulan ramadhan, tapi apakah hanya sekedar ucapan yang harus dilakukan, padahal jika kita meninjau hal yang sebenarnya bahwa di Bulan Ramadhan itu kita dilatih untuk merasakan penderitaan kaum fakir dan miskin sehingga kita mampu menghormati mereka serta tidak akan menyia-nyiakan mereka.
Tapi apa kenyataannya disaat bulan ramadhan kita malah tidak mencoba untuk melaksanakannya saja, bayangkan saat kita sahur atau berbuka puasa menu-menu yang disediakan di meja seakan akan menjadi sarana kita untuk balas dendam karena seharian kita tidak makan, lauk yang disediakan pun tidak melambangkan sebuah kesederhanaan apalagi kemiskinan.
tapi itulah sifat manusia, tinggal kita mampu mengendalikan diri kita atau tidak, selain hal tersebut tentunya kita juga harus banyak belajar menghargai, menghormati, dan mengasihi sesama agar moral bangsa ini yang saat ini tidak tertata dapat kembali tertata sehingga krisis moral yang dialami bangsa kita ini dapat segera diperbaiki.

Selamat Menjalankan Ibadah Puasa
"Semoga Amal Ibadah Kita di Bulan Ramadhan Saat Ini Akan Lebiha BAik Dari Bulan Ramadhan Yang Sebelumnya. Amiiiiiin"

Sabtu, 07 Agustus 2010

Tuhan di Gubuk si Miskin

Tanggal 23 Oktober 1946, Bung Karno menuliskan sebuah petuah yang begitu mendalam. Begini bunyinya:

Orang tidak dapat mengabdi kepada Tuhan dengan tidak mengabdi kepada sesama manusia. Tuhan bersemayam di gubuknya si miskin.

Kemudian ada lagi kutipan menarik saat ia berada di KBRI Amerika Serikat tahun 1956. Bunyinya begini:

Sungguh Tuhan hanya memberi hidup satu kepadaku, tidak ada manusia mempunyai hidup dua atau hidup

Jumat, 06 Agustus 2010

Keamanan yang tercoreng

Kemanan merupakan suatu hal yang sangat diinginkan oleh masyarakat, kkarena dengan keamanan masyarakat aka mampu mengelola waktu secara baik sehingga kenyamanan dan kesejahteraan masyarakat senantiasa terjaga dengan baik.
Tapi belakangan ini dilingkungan kita khususnya di Desa Klitik Kecamatan Geneng hampir terjadi pencurian, bayangkan selama empat malam ini sudah tiga kali masyarakat memergoki pencuri yang hampir masuk di rumah warga, warga yang memang masih suka begadang diwaktu malam sambil nongkrong, ngobrol sama tetangga yang katanya menunggu waktu malam,

Minggu, 01 Agustus 2010

Menyikapi Pemerintahan dalam hal "Wibawa tinggal Remah-Remah "

Wibawa tinggal Remah-Remah

HUBUNGAN eksekutif dengan Komisi III DPR sedang memburuk. Komisi yang membidangi hukum ini seperti mengidap penyakit menular sehingga mulai dijauhi mitra kerjanya. Mitra kerja ogah menghadiri rapat kerja.

Bayangkan, dalam pekan ini, ada empat rapat kerja dengan Komisi III yang dibatalkan mendadak. Dan semuanya berhubungan dengan pejabat penting di negeri ini, yaitu Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri, Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan Yunus Husein, Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar, dan Jaksa Agung Hendarman Supandji.

Sabtu, 31 Juli 2010

Wujud Demokrasi Dalam Pemilihan Senat Universitas SOERJO

Saat perwakilan mahasiswa dari masing-masing fakultas yang ada di UNIVERSITAS SOERJO berkumpul di Ruang Ekonomi, ruangan tersebut seakan-akan menjadi sebuah masyarakat individual, tetapi setelah acara pemilihan Senat UNIVERSITAS SOERJO Kabupaten Ngawi tersebut dibuka oleh perwakilan pembina yaitu Bp. Bambang Gunadi, SP, beserta Bp. Bambang Hutoyo ruangan tersebut berubah menjadi riuh. 
Proses tersebut diawali dengan dipilihnya masing-masing calon dari semua semester dari masing-masing fakultas. dan diperoleh 7 (tujuh) calon. Pemilihan dilaksanakan dengan sistem voting., voting pertama ada tiga calon yang memperoleh suara terbanyak dengan nilai sama, kemudian dilanjutkan dengan voting kedua yang menjadikan saudara ARI dari Fakuktas Ekonomi.Selanjutnya Ketua Senat terpilih memberikan sambutan dan langsung menentukan struktur dari calon calon lain dan menetapkan seluruh mahasiswa yang hadir sebagai anggota dan pelaksana dan penampung aspirasi mahasiswa untuk memajukan UNIVERSITAS SOERJO, semua mahasiswa menyambut dengan antusias dan mendukung penuh struktur Senat Universitas Soerjo.
Itulah wujud demokrasi yang ada di UNIVERSITAS SOERJO Ngawi, dalam salah satu penentuan langkah-langkah kampus menuju UNIVERSITAS SOERJO yang maju dan mampu menciptakan produk manusia unggulan penerus bangsa.

Selasa, 20 Juli 2010

Peran Masyarakat Dalam Pembangunan

Sesuai Peraturan Pemerintah RI Nomor 4 Tahun 2010 tentang usaha dan peranmasyarakat Jasa Konstruksi yang disitu telah dijelaskan beberapa hal tentang hak dan kewajiban masyarakat pada bidang konstruksi terutama pekerjaan milik pemerintah.
dalam hal ini masyarakat harus mampu menjadi tenaga yang terampil hingga ahli agar pembangunan benar benar dapat dilaksanakan sesuai keinginan dan cita-cita masyarakat itu sendiri.

Minggu, 18 Juli 2010

Pisang Pun Bisa Bercabang

Siapa bilang pohon pisang tidak ada yang bercabang, buktinya di Kota Ngawi terdapat pisang yang bercabang. Pohon tersebut tepatnya terletak di halaman rumah Bapak Kateno di Dusun Dadapan Desa Klitik Kecamatan Geneng atau lebih mudahnya Depan SMK PGRI 4 NGAWI atau yang lebih sering dipanggil SMEA PANTHER (SMEA Depan Terminal), anehnya lagi kedua cabang pohon pisang tersebut saat ini sama-sama berbuah, dan sama-sama menghadap ke Timur.
Menurut sang pemilik pohon tersebut sebelumnya tidak ada keanehan apapun, karena saat baru tumbuh pohon tersebut tumbuh normal seperti pohon yang lain, saat ada kuncup dikira akan berbuah tetapi setelah bertambah saat besar ternyata di bagian batang pohon tersebut mengeluarkan batang baru, dan terus bertambah besar dan hingga kini telah berbuah.
Pisang bercabang

Tentang Kami

UNIVERSITAS SOERJO

Semua orang boleh mengharapkan sesuatu yang terbaik sesuai keinginan hatinya. Namun, penyesalan itu terjadi karena ketidak pastian, dan suatu hari pasti terjadi. Sebuah karya yang original itu tidak semuanya muncul dengan sendirinya, sebab sebuah karya yang original itu bisa saja muncul karena motivasi dan nyontek yang sudah ada